Bermitra dengan Liberty Society untuk Waste Management System
Jika Anda ingin menjalankan program pengolahan limbah atau Waste Management System yang efektif dan berkelanjutan, percayakan pada kami di Liberty Society. Kami menyediakan layanan upcycling dan recycling service, yang berarti kami mengubah limbah tekstil menjadi produk baru yang bernilai dan mendaur ulang bahan untuk mengurangi sampah. Layanan ini tidak hanya mengatasi masalah limbah tapi juga menciptakan nilai tambah dari sisa-sisa produksi.
Mengapa Memilih Liberty Society?
Kualitas Tinggi: Kami berkomitmen untuk menyediakan layanan pengolahan limbah dengan standar tertinggi, memastikan bahwa setiap proses dilakukan dengan akurasi dan perhatian terhadap detail.
Inovasi Berkelanjutan: Di Liberty Society, kami terus menerus berinovasi dalam proses upcycling dan recycling kami. Hal ini memastikan bahwa layanan kami selalu relevan dengan perkembangan terbaru dalam keberlanjutan dan pengelolaan limbah.
Pendekatan Personal: Kami memahami bahwa setiap perusahaan memiliki kebutuhan unik. Oleh karena itu, kami menawarkan pendekatan personal yang disesuaikan dengan kebutuhan spesifik setiap klien kami.
Kontribusi Positif: Bekerja sama dengan kami berarti tidak hanya mengurangi dampak lingkungan tetapi juga memberikan kontribusi positif terhadap masyarakat. Kami berusaha untuk menciptakan dampak sosial yang berarti melalui setiap inisiatif kami.
Memberdayakan Perempuan: Salah satu misi kami adalah pemberdayaan perempuan. Melalui program dan inisiatif kami, kami berupaya memberikan peluang ekonomi dan peningkatan kapasitas bagi perempuan, yang merupakan bagian penting dari komitmen kami terhadap keberlanjutan dan tanggung jawab sosial.
Melalui kerjasama dengan Liberty Society, Anda tidak hanya meningkatkan efisiensi pengelolaan limbah tetapi juga berkontribusi pada lingkungan yang lebih baik dan masyarakat yang lebih kuat. Kami di Liberty Society berkomitmen untuk membantu Anda mencapai tujuan keberlanjutan perusahaan Anda dengan cara yang inovatif, personal, dan bertanggung jawab.
Hubungi WhatsApp kami untuk informasi lebih jauh.
TEMPO.CO, Jakarta - Satuan Tugas (Satgas) Pemberantasan Judi Online Bareskrim Polri terus mendalami sindikat judi online SLOT82-78 jaringan internasional yang dikendalika warga negara Cina. Polisi mengungkap ditemukannya sejumlah perusahaan yang menerima aliran dana dari situs tersebut.
Wakabareskrim Polri, Irjen Asep Edi Suheri mengatakan, dalam mengembangkan penyelidikan kasus ini, penyelidik menyisir aliran dana dari transaksi judi online . Pertama, penyidik menelusuri adanya deposit melalui PT Tri Usaha Berkat (LINKQU), yang memfasilitasi dan bekerja sama dengan PT. Anjana Jaya Teknologi (AJT) dan Mega Lintas Teknologi (MLT).
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
“Perusahaan ini didirikan oleh tersangka HAJ,” ucap Asep dalam konferensi pers pada Sabtu, 2 November 2024.
Dari 3 perusahaan ini, kata Asep, penyelidikan dan menyita uang senilai Rp. 8 miliar. Selanjutnya, berdasarkan keterangan dari HAJ, penyidik kembali menemukan aliran transaksi keuangan judi online dengan adanya deposit melalui PT Espay Debit Indonesia Koe atau Dana. Dana berperan sebagai penyedia jasa pembayaran lapisan pertama.
“Dana sebagai jasa pembayaran lapisan pertama yang memfasilitasi dan berkolaborasi dengan PT Odeo, dengan izin dari Payment Point Online Bank (PPOB),” Ucap Asep.
Asep mengatakan, setelah diselidiki, PT Odeo Teknologi Indonesia ternyata milik tersangka bernama Kristian, dan Elen sebagai direktur utama. “Saat ini kedua tersangka telah dilakukan tersingkir di Rutan Bareskrim Polri sejak tanggal 2 November,” ujarnya.
Dari perusahaan ini, penyidik membekukan dan menyita uang dari Dana senilai RP.61.938.000.000 (Enam puluh satu miliar sembilan ratus tiga puluh delapan juta) yang berasal dari PT OTI dan Qbiz Digital Tecnologies.
“Setelah diselidiki, perusahaan itu didirikan sendiri oleh para tersangka atas perintah tersangka DX, yang dikoordinasikan oleh HAJ,” tutur Asep
Asep menyatakan, Dong Xiancai (DX) adalah warga negara China yang berperan memerintahkan para tersangka membuat penyedia jasa pembayaran (PJP) untuk menerima deposit dan penarikan situs web SLOT8278. Menurut Dirjen Imigrasi, DX telah meninggalkan Indonesia pada tanggal 14 Oktober 2024 menuju China.
“Saat ini penyelidikan telah menerbitkan daftar pencarian orang (DPO) terhadap tersangka DX,” ujar Asep.
Sebelumnya, pada 8 Oktober lalu Bareskrim Polri sudah menangkap 7 tersangka dalam kasus situs judi online sindikat China ini. Situs judi online bernama 8287slots ini telah beroperasi sejak September 2022 dan mengumpulkan 85.000 pemain dari Indonesia.
“Selain menyasar pasar Indonesia, situs 8278 slot ini juga menyasar negara-negara asia lainnya, yaitu Thailand, Kamboja, Malaysia, dan Vietnam,” ujar Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, Brigjen Himawan Bayu Aji, saat jumpa pers di lobi Bareskrim Polri pada Selasa, 8 Oktober 2024.
Asep menuturkan, pengungkapan kasus judi online ini merupakan salah satu program Asta Cita ke-7 yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto dan kemudian menjadi komitmen Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
“Untuk itu, Bapak Kapolri mengintruksikan kepada Kabareskrim Polri untuk membentuk Satgas Penanggulangan Perjudian Online , dari mulai tingkat Mabes hingga tingkat Polda Jajaran,” ucap Wakabreskrim Polri itu.
Pengertian dan Contoh Tagline Keren dari Perusahaan dan Brand Indonesia
Selain logo dan nama, sebuah perusahaan juga harus memiliki tagline. Adanya tagline bisa memperkuat identitas perusahaan sekaligus menambah daya tarik di mata banyak orang.
Walaupun terlihat simpel, proses pembuatan tagline tidaklah semudah yang dikira. Ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan sebelum akhirnya perusahaan bisa menentukan apa tagline yang keren dan cocok untuk mereka.
Lalu, apa sebetulnya tagline itu?
Secara sederhana, tagline adalah sebuah kalimat yang dipakai untuk branding sebuah perusahaan. Kalimat tersebut harus menarik dan bisa menonjolkan produk atau perusahaan itu di mata orang banyak. Dalam satu kalimat tagline, biasanya berisi sebanyak 4-5 kata.
Banyak yang mengira bahwa tagline sama dengan slogan, padahal keduanya memiliki perbedaan dari segi fungsi. Tagline digunakan untuk branding suatu perusahaan. Sedangkan slogan hanya dipakai untuk kampanye suatu produk.
Walau hanya satu kalimat, pembuatan tagline tidaklah semudah yang dikira. Perlu beberapa yang perlu diperhatikan perusahaan sebelum akhirnya menemukan tagline yang tepat. Adapun hal-hal itu adalah:
Idealnya, tagline harus menggunakan bahasa Indonesia, mengingat bahasa Indonesia merupakan bahasa kita sehari-hari. Namun, ada juga beberapa perusahaan Indonesia yang menggunakan tagline berbahasa Inggris.
Mereka melakukan hal itu karena ingin menjangkau pangsa pasar anak muda yang notabene sudah fasih berbahasa Inggris. Bisa juga karena mereka ingin bisa menjangkau pasar yang lebih luas, yakni pasar internasional.
Mengapa Tagline Itu Penting Untuk Suatu Perusahaan/Brand?
Tagline merupakan hal penting bagi perusahaan karena bisa menjadi identitas perusahaan, serta menjadi daya tarik perusahaan itu sendiri. Tak cuma itu saja. Tagline pun juga memiliki beberapa peranan penting lainnya untuk suatu perusahaan, yakni:
Bermitra dengan Liberty Society untuk Waste Management System
Jika Anda ingin menjalankan program pengolahan limbah atau Waste Management System yang efektif dan berkelanjutan, percayakan pada kami di Liberty Society. Kami menyediakan layanan upcycling dan recycling service, yang berarti kami mengubah limbah tekstil menjadi produk baru yang bernilai dan mendaur ulang bahan untuk mengurangi sampah. Layanan ini tidak hanya mengatasi masalah limbah tapi juga menciptakan nilai tambah dari sisa-sisa produksi.
Alasan Pembuatan Aplikasi Grab
Aplikasi Grab bisa muncul karena satu alasan sederhana. Penciptanya yang bernama Anthony Tan sering mendapat keluhan dari beberapa temannya di Malaysia tentang layanan taksi yang sangat buruk.
Sebagian besar taksi sering sekali salah mengantar pelanggan ke tujuannya. Ada yang menggunakan jarak lebih panjang atau mematok tarif secara sembarangan sehingga penumpang harus mengeluarkan uang lebih banyak.
Hal ini tentu memusingkan. Apalagi saat melakukan perjalanan, seseorang membawa uang pas-pasan. Selain itu taksi juga menjadi alat transportasi yang ditakuti banyak orang.
Melihat keluhan yang sering dikeluarkan oleh temannya ini, Anthony Tan akhirnya memutuskan untuk mengembangkan aplikasi sebagai tugas akhir dari studinya di Harvard Business School.
Dia ingin mengembangkan aplikasi dengan basis ride-sharing seperti milik Garrett Champ. Tidak disangka ide yang sederhana ini mampu membuatnya menjadi juara kedua pada Business Plan Contest yang di diadakan oleh Harvard Business School.
Dari pencapaiannya itu, Anthony Tan akhirnya bekerjasama dengan temannya yang bernama Tan Hooi Ling. Dia membuat aplikasi dengan nama Myteksi yang dirilis di Malaysia pada tahun 2012.
Aplikasi ini dikenal juga dengan nama Grab Taxi di beberapa negara kawasan Asia Tenggara seperti Indonesia, Singapura, Thailand, dan Filipina.
Saat memulai bisnis aplikasi ini Tan dan Liong, mengeluarkan dana kurang lebih sekitar Rp360 juta. Dari modal ini mereka bisa mendapatkan keuntungan yang berlipat-lipat apalagi di beberapa negara aplikasi Grab sangat sukses.
Apa yang didapatkan oleh Tan dan Liong sebenarnya tidak berjalan dengan mulus atau lancar begitu saja. Saat melakukan kerjasama dengan beberapa perusahaan taksi, mereka sering sekali mendapatkan penolakan. Barulah pada penawaran kelima perusahaan taksi mereka diterima dengan baik.
Pada tahun 2013 akhirnya GrabTaxi bisa di rilis di beberapa negara Asia Tenggara seperti Filipina, Singapura, dan Thailand. Setahun setelahnya pada 2014 aplikasi ini dirilis juga ke Indonesia dan Vietnam.
Tidak berat beberapa lama bisnis ini mengalami diversifikasi sehingga Grab juga mendukung pemesanan kendaraan roda dua atau ojek. Layanan antar juga didukung dengan baik. Ini Grab juga bisa dipakai untuk membeli makanan atau produk tertentu.
Perkembangan aplikasi grab terus berlanjut selain melakukan penambahan layanan. Khusus di Indonesia aplikasi ini juga mengeluarkan Grabpay. Namun setelah beberapa tahun layanan ini berubah menjadi OVO.
Dengan masuknya layanan finansial teknologi, perkembangan dari aplikasi grab semakin tidak bisa dibendung. Saat ini aplikasi ini sudah berkembang menjadi mendukung gaya hidup milenial masa kini.
Apalagi penggunanya di Indonesia sudah lebih dari 1 juta orang. Grab menjadi salah satu aplikasi yang tidak bisa dilepaskan khususnya mereka yang memiliki mobilitas tinggi dan sering memesan makanan.
Aplikasi ini juga sering menjalin kerja sama dengan banyak merchant untuk menghadirkan promosi menarik. Selain itu Grab juga kerap memberikan diskon khusus untuk layanan transportasi sampai kurir makanan.
Setelah membaca ulasan di atas kita bisa membuat kesimpulan jika aplikasi Grab merupakan salah satu yang terbaik di dunia. Apalagi saat ini aplikasi Grab sudah menyebar ke beberapa negara yang memiliki jumlah penduduk cukup besar termasuk Indonesia.
Di Indonesia sendiri ada beberapa aplikasi penyedia layanan online seperti Grab. Namun aplikasi ini memiliki pengguna loyal sendiri sehingga para driver dan pemilik bisnis yang bekerjasama tetap bisa menjalankan usahanya dengan maksimal.
Apa saja jenis layanan dari aplikasi Grab yang pernah Anda gunakan?
Grab merupakan salah satu perusahaan penyedia jasa transportasi online terbesar di Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Lewat layanan yang diberikan, pengguna bisa memesan transportasi lebih mudah dan praktis.
Beberapa produk yang mungkin sudah tidak asing terdengar, seperti GrabBike, GrabCar, hingga GrabFood menjadi andalan masyarakat.
Di balik kesuksesan Grab, terdapat sosok yang berhasil membawa perusahaan satu ini meraih keberhasilan dan menjadikannya terdepan di industri transportasi online.
Ingin tahu, siapa pemilik Grab? Berikut profil lengkapnya yang menarik untuk diketahui.
Pertanyaan mengenai siapa pemilik Grab seringkali muncul ketika membahas perusahaan penyedia jasa transportasi satu ini. Diketahui pemiliknya adalah Anthony Tan.
Ia adalah seorang pengusaha asal Singapura yang menjabat sebagai CEO dari perusahaan penyedia layanan transportasi berbasis aplikasi ini.
Lahir di keluarga pengusaha, Anthony ternyata seorang konglomerat dan sudah familier di dunia bisnis. Lewat latar belakangnya tersebut, pengusaha ini mewarisi jiwa pebisnis dari keluarganya.
Setelah lulus sekolah, ia melanjutkan studinya pada jurusan Ekonomi dan Kebijakan Publik di University of Chicago. Kemudian, ia mengambil Magister Administrasi Bisnis di Harvard University.
Mengawali karier di industri otomotif
Jika dilihat dari perjalanan kariernya, Anthony mengawali karier bisnisnya di perusahaan otomotif milik keluarganya. Awalnya bisnis tersebut dijalankan oleh ayahnya kemudian diteruskan oleh Anthony.
Anthony menempati posisi sebagai kepala rantai pasok dan pemasaran di PT Tan Chong Group. Perusahaan tersebut bergerak pada industri otomotif, mulai dari perakitan, distribusi, hingga layanan asuransi.
Di sana, ia bertugas mengkoordinasi kegiatan logistik dan menciptakan afinitas merek pada sejumlah merek otomotif yang berada di bawah perusahaan.
Di tahun 2012, Anthony pun mulai merintis bisnisnya sendiri. Bersama dengan teman kuliahnya di Harvard, Tan Hooi Ling, ia mendirikan bisnis transportasi bernama MyTeksi.
Perusahaan tersebut didirikan dari keluhan beberapa temannya yang sulit mencari taksi yang aman dan praktis di Malaysia. Berangkat dari masalah tersebut, keduanya pun mencari solusi dengan memperbaiki sistem transportasi di Malaysia.
Solusi yang mereka tawarkan adalah mendirikan layanan pemesanan taksi berbasis online MyTeksi. Markas utama perusahaan tersebut terletak di Singapura sehingga layanan taksi tersebut tersedia di Malaysia dan Singapura.
MyTeksi pun berubah nama menjadi GrabTaxi. Tidak berselang nama, nama tersebut diganti menjadi Grab agar lebih mudah diingat masyarakat.
Grab berkembang pesat
Dari usaha yang dikembangkan Anthony, Grab menjadi perusahaan layanan transportasi berbasis digital terdepan di Asia Tenggara.
Perusahaan tersebut juga telah melebarkan sayapnya dengan menyediakan layanan taksi mobil, motor, pengiriman, dan pengembangan perangkat lunak.
Investornya juga berasal dari berbagai perusahaan, mulai dari Softbank, Didi Chuxing, dan Toyota.
Di bulan April 2021, Anthony juga mengumumkan pencatatan Grab di Amerika Serikat dengan menghubungkan perusahaan dengan perusahaan akuisisi.
Di bawah kepemimpinan, Grab telah menerima pengakuan global atas inovasi dan pengaruh positif. Perusahaan ini berhasil masuk ke dalam jajaran perusahaan paling inovatif versi Fast Company di tahun 2023 dengan menduduki posisi kedua.
Hampir sebagian besar kekayaan Anthony Tan berasal dari bisnis transportasi dan perangkat lunak seluler. Dilansir situs Forbes, Anthony tercatat memiliki total kekayaan sebesar 790 juta dolar AS per Oktober 2021.
Dengan total kekayaan yang dimilikinya, ia berhasil mencatatkan namanya dalam daftar orang terkaya di Malaysia pada tahun 2019 dengan menduduki posisi 38.
Di tahun 2021, Anthony sukses masuk ke dalam daftar orang terkaya di Singapura dengan menempati posisi ke-47.
Itulah informasi terkait siapa pemilik Grab yang ternyata adalah Anthony Tan yang kini menjabat sebagai Group CEO dan Co-Founder. Semoga bermanfaat!
Dalam dunia industri pakaian, kesadaran terhadap isu lingkungan dan keberlanjutan semakin meningkat. Sebagai seorang bisnis expert, penting untuk memahami berbagai jenis limbah yang dihasilkan oleh perusahaan pakaian dan bagaimana hal ini berdampak pada upaya keberlanjutan. Artikel ini ditujukan untuk korporat dan profesional yang ingin meningkatkan profit perusahaan melalui program keberlanjutan.
Industri pakaian merupakan salah satu sektor yang paling cepat berkembang dan memiliki dampak lingkungan yang signifikan. Dari sumber bahan baku hingga proses produksi, berbagai jenis limbah dihasilkan, yang jika tidak dikelola dengan baik, dapat berdampak negatif pada lingkungan.
Limbah padat dalam industri pakaian umumnya terdiri dari sisa kain dan bahan yang tidak terpakai dalam proses produksi. Limbah ini seringkali berakhir di TPA, menambah volume sampah yang sulit terurai.
Proses pewarnaan dan pencucian dalam pembuatan pakaian menghasilkan limbah cair yang mengandung bahan kimia berbahaya. Limbah ini dapat mencemari sumber air jika tidak diolah dengan benar.
Emisi gas dari pabrik tekstil, seperti karbon dioksida dan sulfur dioksida, berkontribusi pada polusi udara dan perubahan iklim.
Limbah industri pakaian dapat berdampak negatif terhadap lingkungan, termasuk pencemaran tanah, air, dan udara. Pencemaran ini dapat mengganggu ekosistem, menyebabkan kerusakan habitat, dan membahayakan kesehatan manusia.
Langkah pertama dalam pengelolaan limbah adalah mengurangi jumlah limbah yang dihasilkan. Ini dapat dicapai melalui desain efisien, penggunaan bahan baku berkelanjutan, dan optimasi proses produksi.
Daur ulang limbah tekstil dapat mengurangi kebutuhan akan TPA dan menghemat sumber daya. Pemanfaatan kembali sisa kain sebagai produk baru juga merupakan strategi yang efektif.
Teknologi pengolahan limbah cair dan padat harus diterapkan untuk mengurangi dampak negatif limbah terhadap lingkungan. Ini termasuk pengolahan air limbah dan pengurangan emisi gas buang.
Mempelajari kasus studi dari perusahaan yang telah berhasil mengimplementasikan program keberlanjutan dapat memberikan wawasan berharga. Contoh praktik terbaik ini bisa menjadi inspirasi dalam merumuskan strategi pengelolaan limbah sendiri.
Adopsi teknologi canggih dalam proses produksi dan pengolahan limbah dapat meningkatkan efisiensi dan mengurangi dampak lingkungan. Investasi dalam inovasi dan teknologi hijau adalah kunci untuk masa depan industri yang lebih berkelanjutan.
Memahami dan mematuhi regulasi lingkungan adalah penting untuk menghindari risiko hukum dan mempertahankan reputasi perusahaan. Standar industri, seperti ISO 14001, dapat dijadikan acuan dalam pengelolaan limbah.
Kerjasama dengan pihak-pihak terkait, seperti pemasok, pemerintah, dan organisasi lingkungan, adalah penting untuk mencapai tujuan keberlanjutan. Kolaborasi ini dapat membantu dalam berbagi
Mengapa Memilih Liberty Society?
Kualitas Tinggi: Kami berkomitmen untuk menyediakan layanan pengolahan limbah dengan standar tertinggi, memastikan bahwa setiap proses dilakukan dengan akurasi dan perhatian terhadap detail.
Inovasi Berkelanjutan: Di Liberty Society, kami terus menerus berinovasi dalam proses upcycling dan recycling kami. Hal ini memastikan bahwa layanan kami selalu relevan dengan perkembangan terbaru dalam keberlanjutan dan pengelolaan limbah.
Pendekatan Personal: Kami memahami bahwa setiap perusahaan memiliki kebutuhan unik. Oleh karena itu, kami menawarkan pendekatan personal yang disesuaikan dengan kebutuhan spesifik setiap klien kami.
Kontribusi Positif: Bekerja sama dengan kami berarti tidak hanya mengurangi dampak lingkungan tetapi juga memberikan kontribusi positif terhadap masyarakat. Kami berusaha untuk menciptakan dampak sosial yang berarti melalui setiap inisiatif kami.
Memberdayakan Perempuan: Salah satu misi kami adalah pemberdayaan perempuan. Melalui program dan inisiatif kami, kami berupaya memberikan peluang ekonomi dan peningkatan kapasitas bagi perempuan, yang merupakan bagian penting dari komitmen kami terhadap keberlanjutan dan tanggung jawab sosial.
Melalui kerjasama dengan Liberty Society, Anda tidak hanya meningkatkan efisiensi pengelolaan limbah tetapi juga berkontribusi pada lingkungan yang lebih baik dan masyarakat yang lebih kuat. Kami di Liberty Society berkomitmen untuk membantu Anda mencapai tujuan keberlanjutan perusahaan Anda dengan cara yang inovatif, personal, dan bertanggung jawab.
Hubungi WhatsApp kami untuk informasi lebih jauh.
Dalam dunia industri pakaian, kesadaran terhadap isu lingkungan dan keberlanjutan semakin meningkat. Sebagai seorang bisnis expert, penting untuk memahami berbagai jenis limbah yang dihasilkan oleh perusahaan pakaian dan bagaimana hal ini berdampak pada upaya keberlanjutan. Artikel ini ditujukan untuk korporat dan profesional yang ingin meningkatkan profit perusahaan melalui program keberlanjutan.
Industri pakaian merupakan salah satu sektor yang paling cepat berkembang dan memiliki dampak lingkungan yang signifikan. Dari sumber bahan baku hingga proses produksi, berbagai jenis limbah dihasilkan, yang jika tidak dikelola dengan baik, dapat berdampak negatif pada lingkungan.
Limbah padat dalam industri pakaian umumnya terdiri dari sisa kain dan bahan yang tidak terpakai dalam proses produksi. Limbah ini seringkali berakhir di TPA, menambah volume sampah yang sulit terurai.
Proses pewarnaan dan pencucian dalam pembuatan pakaian menghasilkan limbah cair yang mengandung bahan kimia berbahaya. Limbah ini dapat mencemari sumber air jika tidak diolah dengan benar.
Emisi gas dari pabrik tekstil, seperti karbon dioksida dan sulfur dioksida, berkontribusi pada polusi udara dan perubahan iklim.
Limbah industri pakaian dapat berdampak negatif terhadap lingkungan, termasuk pencemaran tanah, air, dan udara. Pencemaran ini dapat mengganggu ekosistem, menyebabkan kerusakan habitat, dan membahayakan kesehatan manusia.
Langkah pertama dalam pengelolaan limbah adalah mengurangi jumlah limbah yang dihasilkan. Ini dapat dicapai melalui desain efisien, penggunaan bahan baku berkelanjutan, dan optimasi proses produksi.
Daur ulang limbah tekstil dapat mengurangi kebutuhan akan TPA dan menghemat sumber daya. Pemanfaatan kembali sisa kain sebagai produk baru juga merupakan strategi yang efektif.
Teknologi pengolahan limbah cair dan padat harus diterapkan untuk mengurangi dampak negatif limbah terhadap lingkungan. Ini termasuk pengolahan air limbah dan pengurangan emisi gas buang.
Mempelajari kasus studi dari perusahaan yang telah berhasil mengimplementasikan program keberlanjutan dapat memberikan wawasan berharga. Contoh praktik terbaik ini bisa menjadi inspirasi dalam merumuskan strategi pengelolaan limbah sendiri.
Adopsi teknologi canggih dalam proses produksi dan pengolahan limbah dapat meningkatkan efisiensi dan mengurangi dampak lingkungan. Investasi dalam inovasi dan teknologi hijau adalah kunci untuk masa depan industri yang lebih berkelanjutan.
Memahami dan mematuhi regulasi lingkungan adalah penting untuk menghindari risiko hukum dan mempertahankan reputasi perusahaan. Standar industri, seperti ISO 14001, dapat dijadikan acuan dalam pengelolaan limbah.
Kerjasama dengan pihak-pihak terkait, seperti pemasok, pemerintah, dan organisasi lingkungan, adalah penting untuk mencapai tujuan keberlanjutan. Kolaborasi ini dapat membantu dalam berbagi
Beberapa Contoh Tagline Keren dari Perusahaan dan Brand Indonesia
Sudah banyak perusahaan Indonesia yang berhasil membuat tagline yang keren dan mudah diingat. Sehingga perusahaan mereka pun bisa sukses dan punya posisi penting di mata pelanggan.
Tak hanya sekadar menggunakan kata-kata yang tepat guna, tagline yang mereka pakai juga bisa menunjukkan visi-misi perusahaan, bahkan bisa menarik emosi audiens. Berikut ini adalah beberapa contoh tagline keren dari perusahaan/brand di Indonesia:
https://www.kitalulus.com/bisnis/tagline-adalahhttps://www.kitalulus.com/bisnis/tagline-adalah
https://store.sirclo.com/blog/pentingnya-tagline-dan-cara-membuatnya/
https://pranala.media/opini/2021/01/01/8-slogan-tagline-merek-terbaik-di-indonesia/
https://callharis.com/daftar-slogan-perusahaan-di-indonesia/
https://serbabisnis.com/contoh-tagline-menarik-perusahaan/
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News
Grab[6] (sebelumnya dikenal sebagai GrabTaxi) merupakan salah satu platform layanan on demand asal Singapura yang bermarkas di Singapura. Berawal dari layanan transportasi, perusahaan tersebut kini telah mempunyai layanan lain seperti pengantaran makanan dan pembayaran yang bisa diakses lewat aplikasi mobile.
Pada awalnya, Grab didirikan oleh bos Singapura, yang sempat didirikan di Malaysia yang sebelum akhirnya memindahkan kantor pusat mereka ke asal negaranya yaitu Singapura. Saat ini, Grab telah beroperasi di Asia Tenggara (kecuali Laos dan Brunei).[7] Grab merupakan startup "decacorn" (sebutan untuk startup yang memiliki valuasi perusahaan sebesar US$10 miliar) pertama di Asia Tenggara.[8]
Di Indonesia, Grab melayani pemesanan kendaraan seperti ojek (GrabBike)[9], mobil (GrabCar), taksi (GrabTaksi), kurir (GrabExpress), pesan-antar makanan (GrabFood), dan carpooling (GrabHitch Car). Saat ini Grab tersedia di 125 kota di seluruh Indonesia, mulai dari Banda Aceh - Aceh hingga Jayapura - Papua .[10]
Perjalanan Grab menuju status Decacorn (startup dengan valuasi 10 miliar dollar AS atau lebih), dimulai ketika mereka mendapat pendanaan Seri A senilai lebih dari 10 juta dollar AS dari Vertex Venture Holdings, salah satu anak perusahaan Temasek Holdings asal Singapura, pada April 2014.
Memasuki Mei 2014, Grab mengantongi pendanaan Seri B senilai 15 juta dollar AS dari GGV Capital, perusahaan permodalan asal Tiongkok.
Oktober 2014, Grab mengamankan pendanaan Seri C dari Tiger Global, sebuah perusahaan berbasis Amerika Serikat, GGV Capital, dan Venture Vertrex. Totalnya mencapai US$65 juta.
Desember 2014 atau kurang lebih dua bulan berselang, pendanaan Seri D dikucurkan oleh Softbank Corp. Bernilai tak kurang dari US$250 juta, Grab mengklaim ini sebagai investasi terbesar untuk sebuah perusahaan Asia Tenggara yang tercatat secara publik.
Butuh waktu kurang lebih delapan bulan sebelum Grab akhirnya mendapat pendanaan Seri E dari Didi Chuxing dan China Investment Corporation pada Agustus 2015. Nilainya dilaporkan mencapai US$350 juta.
Setahun berselang, tepatnya pada September 2016, Grab dikabarkan sukses mengamankan pendanaan Seri F senilai US$750 juta dari Softbank, Didi, dan Honda.
Agustus 2017, Softbank, dan Didi, plus Toyota, mengucurkan pendanaan Seri G pada Grab. Nilainya disebut-sebut mencapai US$2,5 miliar.[11]
Memasuki Oktober 2018, Grab kembali mendapat pendanaan. Booking Holdings, sebelumnya bernama Priceline, memberikan pendanaan ekstra senilai US$200 juta.
Desember 2018 silam, Grab mengumumkan rencana mereka untuk mengamankan pendanaan Seri H. Target yang dipatok kabarnya tak kurang dari US$6,5 miliar.
Pada 2015, Grab Taxi membuka fasilitas penelitian dan pengembangan di distrik bisnis Singapura. Dengan nilai mencapai US$100 juta, fasilitas ini menjadi rumah bagi 200 data engineer dan scientist.
Beberapa tenaga ahli didatangkan untuk mendukung perkembangan fasilitas ini. Salah satu yang cukup menarik perhatian adalah Wei Zhu. Mantan engineer Facebook dan kreator Facebook Connect tersebut menjadi bagian dari Grab usai meninggalkan perusahaan besutan Mark Zuckerberg pada Agustus 2015.
Langkah Grab dalam mengembangkan pusat penelitian dan pengembangan ini mengindikasikan bahwa strategi pengembangan perusahaan tak hanya berpusat pada layanan yang sudah ada. Mereka sadar akan pentingnya menelurkan inovasi baru, pengembangan aplikasi, layanan baru, dan manajemen staff.
Memasuki 2016, Grab memutuskan membuka fasilitas pengembangan dan kantor di Seattle, Amerika Serikat. Langkah ini diambil untuk memastikan agar perusahaan tak ketinggalan segala perkembangan terkini di negeri Paman Sam, sekaligus membuka peluang merekrut tenaga ahli dari sana.
Tak sedikit media yang 'curiga' Grab bakal segera meluncurkan di kawasan Amerika Utara. Namun dugaan tersebut langsung dibantah lewat pernyataan resmi perusahaan. Disebutkan bahwa saat ini fokus sedang diarahkan untuk mengakuisisi sebanyak mungkin pengguna di kawasan Asia.
Pada Mei 2019, Grab melakukan uji coba layanan peminjaman skuter elektris GrabWheels di BSD City.[12] Layanan ini kemudian diperluas hingga ke Bandara Soekarno Hatta[13] dan daerah Jakarta Pusat.[14] Meski demikian, Pemda DKI Jakarta melarang skuter elektris beroperasi usai tewasnya pengguna GrabWheels.[15]
Aksi bisnis Grab lainnya yang tak kalah menarik perhatian adalah keputusan mengakuisisi Uber pada 26 Maret 2018. Banyak pihak mengklaim ini sebagai salah satu kesepakatan terbesar di Asia Tenggara.
Sebagai imbas dari pencaplokan tersebut, Uber kini memiliki 27,5 persen saham Grab. Tak hanya itu, CEO mereka, Dara Khosrowshahi, juga bergabung dengan jajaran top management Grab. Beberapa layanan serupa seperti Uber Eats dan Grab Food, disatukan.
yang sedang/pernah/akan beroperasi di Indonesia
Hanya berisi nama-nama ojek daring yang sudah dikenal/notable di Indonesia.
Salah satu kelebihan dari teknologi adalah memudahkan berbagai jenis aktivitas termasuk bepergian. Dahulu kita harus menanti lama kendaraan umum yang akan ditumpangi. Saat ini cukup menggunakan aplikasi grab untuk memesan taksi atau ojek motor.
Perusahaan ini berkembang dengan pesat dalam beberapa tahun terakhir. Bahkan perusahaan ini mendapatkan banyak investor sehingga berubah menjadi Decacorn. Lebih tinggi dari unicorn yang saat ini pun sudah dianggap sangat hebat.